Semua perangkat termasuk smartphone membutuhkan baterai untuk bisa beroperasi dan hal yang menyebalkan jika kita harus sering ngecas tetapi lama penuhnya.
Saat ini smartphone terbaru rata-rata sudah dilengkapi dengan teknologi fast charging sehingga memungkinkan untuk ngecas menjadi lebih cepat.
Namun, terkadang fitur ini tidaklah berfungsi sebagaimana kita harapkan. Tetap saja lama proses pengisian daya baterai. Apalagi ponsel model lama, selain faktor umur, tidak adanya fitur fast charging juga menjadi penyebab lamanya proses charging.
Jika sebelumnya DroidSmile sudah membagikan tips untuk menghemat baterai, nah saat ini kami akan memberikan sejumlah solusi ampuh dan mudah untuk mengatasi HP ngecas lama malah berkurang.
Konten
19 Solusi Charger Baterai Ponsel Lama Penuh
Biasanya masalah baterai Hp lama penuh disebabkan oleh banyak faktor seperti kondisi charger yang sudah mulai rusak, banyak aplikasi yang berjalan di background, masa pakai baterai, kesehatan baterai, atau listrik di rumah sedang tidak stabil.
Simak terus untuk mengetahui penyebab ponsel lama mengisi daya dan solusi agar baterai cepat penuh terisi serta masa pakai baterai yang lebih lama.
Matikan Hp Saat Mengisi Daya
Sebenarnya, tips paling mudah agar baterai cepat penuh, kita cukup dengan mematikan ponsel agar dapat meningkatkan kecepatan pengisian daya hingga beberapa kali lipat.
Mungkin bagi sebagian pengguna sangat berat untuk mematikan ponsel karena sudah terbiasa menggunakan Hp saat di cas, namun hal ini akan mempersingkat waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk mengisi baterai hingga penuh.
Aktifkan Fitur Fast Charging
Di smartphone khususnya Samsung, ada fitur fast charging yang merupakan fitur bawaan yang memungkinkan baterai terisi lebih cepat.
- Silahkan masuk ke Pengaturan ponsel.
- Kemudian, gulir ke bawah lalu tap Perawatan baterai dan perangkat.
- Setelah itu tap opsi Baterai.
- Lalu klik opsi Pengaturan baterai lainnya.
- Selanjutnya aktifkan fitur:
- Fast charging : Aktifkan fitur ini jika menggunakan pengisi daya kabel cepat Adaptif.
- Super fast charging : Aktifkan fitur ini jika menggunakan pengisi daya kabel super cepat.
- Fast wireless charging : Aktifkan fitur ini jika menggunakan pad pengisian daya nirkabel cepat.
Charger tidak dicolokkan dengan benar
Alasan umum mengapa ponsel ngecas lama karena charger tidak terhubung dengan benar. Bisa jadi adaptor daya hanya dicolokkan sebagian ke stopkontak, atau kabel pengisi daya tidak dimasukkan dengan benar ke port adaptor atau port USB ponsel.
Pastikan kabel charger telah dicolokkan dengan benar. Jika masalah tidak teratasi, lihat penyebab lain di bawah ini untuk mengatasi masalah lebih lanjut.
Jangan Menggunakan Ponsel Saat Mengisi Daya
Baik itu smartphone atau laptop, perangkat akan mengisi daya secara perlahan saat digunakan sambil dicas. Sama halnya dengan baterai ponsel Anda yang sedang diisi, baterai akan habis saat digunakan. Bahkan menggunakan fast charger pun mungkin tidak akan menyelesaikan masalah ini.
Biasakan tidak menggunakan ponsel saat dicas, sehingga baterai dapat lebih cepat penuh. Jika ingin ngecas HP Android lebih cepat lagi, pertimbangkan untuk mengaktifkan mode pesawat.
Kepala atau kabel Charger Rusak
Charger atau kabel USB yang rusak juga bisa menjadi penyebabnya. Jika salah satunya rusak atau tidak berfungsi, arus listrik, dan voltase akan terpengaruh. Selain itu, charger atau kabel yang sudah tua tidak dapat menghantarkan watt yang cukup untuk mengisi daya baterai dengan cepat.
Coba kalian periksa kabel dan adaptor untuk mengetahui adanya kerusakan pada kepala charger atau kabelnya terkelupas. Atau coba charger tersebut di hubungkan ke ponsel lain, apakah normal atau tidak? Jika masalah ngecas lama, bisa jadi salah satu komponen charger tersebut telah rusak. Sebaiknya ganti dengan yang baru.
Matikan Aplikasi Latar Belakang
Ponsel biasanya menjalankan aplikasi di latar belakang, yang mengakibatkan penggunaan baterai saat tidak digunakan. Jika ponsel memiliki aplikasi yang boros baterai, mungkin ini adalah penyebab baterai ponsel lama penuh. Berikut ini cara memeriksa aktivitas background aplikasi.
- Silahkan masuk ke menuĀ Perawatan baterai dan perangkat.
- Setelah itu, ketuk opsi Baterai.
- Sekarang klik pada penggunaan baterai.
- Nanti akan ditampilkan semua aplikasi yang menggunakan baterai paling banyak.
- Klik pada aplikasi untuk melihat penggunaan baterai secara rinci.
- Jika ingin menghentikan aplikasi, ketuk paksa hentikan untuk membatasinya agar tidak berjalan di latar belakang.
Sebagian besar smartphone saat ini dilengkapi dengan pengoptimal bawaan yang memantau penggunaan memori dan telepon serta memungkinkan pengguna untuk meningkatkan kinerja dengan beberapa ketukan. Sebagian besar pengoptimal akan meminta pengguna jika mereka melihat sebuah aplikasi melakukan terlalu banyak aktivitas di latar belakang.
Nonaktifkan Fitur Yang Tidak Digunakan
Periksa apakah Bluetooth, WiFi, atau GPS dalam keadaan aktif dan batasi aktivitas background-nya untuk menghemat baterai saat mengisi daya. Disarankan untuk mematikan aplikasi yang tidak digunakan, membatasi aktivitas latar belakang aplikasi yang menggunakan terlalu banyak baterai, dan menghapus cache aplikasi, sehingga dapat mengisi baterai dengan cepat.
Hindari Charge di Tempat Yang Panas
Mengisi daya ponsel di ruangan yang panas akan menurunkan performa baterai dan memperlambat kecepatan charging. Hindari mencolokkan ponsel di area yang terkena sinar matahari langsung, seperti di dekat jendela pada hari yang panas.
Cari tempat yang sejuk, sebaiknya di dalam ruangan, untuk pengisian daya yang lebih baik. Sebagian besar ponsel Android dan perangkat iOS akan muncul notifikasi jika suhu naik terlalu tinggi dan akan mati secara otomatis untuk mencegah kerusakan.
Bersihkan Port USB yang Kotor
Kotoran, serat, dan serpihan menumpuk seiring waktu di celah-celah port USB. Membersihkannya dapat mengatasi masalah pengecasan yang lama. Kalian bisa menggunakan kain lap dengan sedikit alkohol untuk membersihkan debu dan menggunakan tusuk gigi untuk membersihkan kotoran di dalam port USB. Ingatlah untuk membersihkan port charging ponsel menggunakan kain dan sikat lembut.
Namun, dalam skenario terburuk, ada kemungkinan port pengisian daya berkarat atau aus, sehingga menyulitkan pin pengisian daya untuk tetap berada di tempatnya. Dalam situasi ini, bawalah ponsel ke ahli reparasi profesional atau teknisi yang direkomendasikan oleh produsen untuk perbaikan atau penggantian.
Baterai yang Sekarat atau Sudah Tua
Meskipun beberapa bahan digunakan untuk membuat baterai ponsel, baterai lithium-ion adalah jenis yang lebih disukai yang biasa digunakan pada ponsel. Seiring waktu, baterai ini kehilangan kapasitasnya untuk menahan daya dan memburuk dalam hal kinerja.
Biasanya dalam dua hingga tiga tahun perubahan baterai akan sangat terasa. Tanda yang paling jelas adalah baterai akan cepat habis meskipun baru dicas dan membutuhkan yang lama hingg mencapai 100 persen.
Kebiasaan tidak mencabut colokkan charger setelah baterai penuh, menggunakan ponsel saat ngecas, dan mengoperasikan ponsel di lingkungan yang panas adalah beberapa faktor yang dapat menyebabkan baterai cepat rusak.
Memperbaiki baterai yang rusak atau cacat tidak ada solusi yang tepat. Sebaiknya ganti baterai; jika tidak, hal ini dapat merusak komponen internal ponsel dan menyebabkan masalah kinerja.
Sumber Daya yang Jelek
Menggunakan sumber daya dari laptop, power bank atau mobil untuk melakukan pengecasan tidak sebaik menggunakan stopkontak di rumah.
Perlu kalian ketahui, sumber daya seperti laptop dan pengisi daya mobil memberikan daya yang terbatas, bukan watt yang dibutuhkan ponsel Anda. Sumber daya ini memang bisa digunakan mengisi daya ponsel, tetapi akan membutuhkan waktu sedikit lama untuk ngecas hp.
Lepaskan Casing
Jika menggunakan casing ponsel, hal ini dapat menyebabkan meningkatnya suhu internal ponsel, yang mengakibatkan proses cas menjadi lambat. Sebaiknya melepas casing Hp, terutama pada hari-hari yang panas.
Menggunakan Charger Asli (Berkualitas)
Jika saat ini charger bawaan ponsel sudah rusak dan ingin menggantinya, sebaiknya membeli charger asli. Silahkan kunjungi situs web produsen smartphone Anda untuk mendapatkan rekomendasi jenis pengisian daya yang kompatibel dengan ponsel Anda.
Seperti kita ketahui, banyak charger yang dijual di pasaran memberikan voltase dan arus listrik yang berbeda-beda, sehingga Anda harus memilih yang tepat. Selain itu, biasanya model ponsel lama menggunakan kabel Micro USB, sedangkan model terbaru menggunakan USB type C dan mendukung fast charging.
Oleh karena itu, pastikan menggunakan charger yang asli agar pengisian daya lebih efektif dan baterai tidak cepat rusak.
Perbarui Software Secara Berkala
Melakukan pembaruan software, membuat ponsel berjalan dengan performa yang optimal. Melakukan update secara berkala sangat penting, karena sebagian besar pembaruan software mencakup perbaikan bug untuk kinerja baterai yang lebih baik.
Aktifkan Baterai Adaptif
Fitur Baterai adaptif ini akan memantau pengguna baterai pada ponsel Android. Sistem akan secara otomatis menonaktifkan aplikasi yang berjalan di latar belakang, tetapi jarang Anda buka dalam jangka waktu tertentu.
Untuk mengaktifkan fitur ini, cukup buka menu Pengaturan lalu pilih Perawatan Perangkat. Setelah itu, klik Baterai dan selanjutnya aktifkan Hemat daya Adaptif.
Produsen ponsel Android yang berbeda menyertakan berbagai cara untuk mengoptimalkan baterai. Sebaiknya Anda memeriksa buku petunjuk pengguna dan membaca instruksi untuk menggunakan fitur ini.
Nonaktifkan Fitur Protect Battery
Jika Anda menggunakan ponsel Samsung, ada fitur yang bernama Protect Battery (Lindungi Baterai) yang berfungsi membatasi pengisian daya baterai hanya 85%. Jadi, coba cek di pengaturan apakah fitur ini Anda aktifkan atau tidak.
- Buka aplikasi Pengaturan di Samsung.
- Setelah itu, ketuk Perawatan baterai dan perangkat.
- Selanjutnya pilih Baterai.
- Kemudian, pilih Pengaturan baterai lainnya.
- Terakhir, nonaktifkan Lindungi Baterai.
Reset Ke Pengaturan Pabrik
Jika Anda memiliki perangkat Android yang dipenuhi dengan aplikasi Android dari sumber yang tidak dikenal, pertimbangkan untuk melakukan factory reset.
Reset akan membersihkan memori internal, file registri sebelumnya, dan perubahan yang tidak diinginkan yang dilakukan aplikasi pada smartphone. Sebelum melakukan reset, pastikan kalian sudah melakukan backup data terlebih dahulu.
Ganti Ponsel Dengan Model Baru
Jika menggunakan ponsel lawas, kinerjanya akan berbeda dengan saat pertama kali membelinya. Model smartphone jadul memiliki baterai dan komponen internal yang tidak kompatibel dengan aksesori fast-charging dan mungkin lebih efektif dalam menyediakan daya.
Jika mengalami error, performa ponsel yang menurun, dan sistem crash, ganti Hp dengan model terbaru lebih baik daripada mengganti baterainya.
Kesimpulan
Sebelum membeli smartphone baru atau mengganti adaptor pengisian daya Anda, cobalah memecahkan masalah sambil mempertimbangkan informasi yang kami bagikan, karena mungkin bisa diperbaiki. Tidak dapat disangkal bahwa baterai memiliki masa pakai yang terbatas.
Baterai lithium-ion yang digunakan pada ponsel dapat bertahan hingga tiga tahun. Mengganti baterai atau meng-upgrade ponsel cerdas Anda adalah satu-satunya pilihan jika Anda telah mencoba segala cara yang bisa dilakukan dan masih belum berhasil.

